Beasiswa Garuda 2026 resmi dibuka, menawarkan kesempatan emas bagi Warga Negara Indonesia untuk melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktoral di luar negeri. Program ini didesain untuk mencetak pemimpin masa depan yang siap bersaing di kancah global. Seperti halnya LPDP, beasiswa ini memberikan dukungan penuh mencakup biaya pendidikan, hidup, hingga asuransi selama masa studi.
Tidak hanya itu, pemerintah Indonesia juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi putra-putri terbaik bangsa untuk mengejar pendidikan di negara-negara mitra strategis. Beasiswa Garuda menjadi salah satu program andalan yang sejajar dengan LPDP dalam hal kualitas dan cakupan manfaatnya. Namun, selain Garuda, masih banyak negara lain yang menawarkan beasiswa pemerintah sekelas LPDP dan bisa diakses oleh WNI.
Negara-Negara dengan Beasiswa Pemerintah Setara LPDP
Beberapa negara tidak hanya menawarkan beasiswa untuk mahasiswa lokal, tapi juga terbuka bagi WNI. Beasiswa-beasiswa ini umumnya mencakup biaya kuliah, akomodasi, tiket pesawat, dan uang saku bulanan. Berikut adalah 10 negara yang menyediakan program beasiswa pemerintah sekelas LPDP dan terbuka untuk WNI.
1. Jepang – MEXT Scholarship
Beasiswa MEXT (Monbukagakusho) merupakan salah satu yang paling populer di kalangan pelajar Indonesia. Program ini ditawarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi Jepang. Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya kuliah, akomodasi, dan tunjangan bulanan.
- Jenjang: S2 dan S3
- Bahasa pengantar: Jepang atau Inggris
- Tanggal pendaftaran: Biasanya dibuka September-Oktober setiap tahun
- Durasi beasiswa: Sesuai program studi
2. Korea Selatan – KGSP (Korean Government Scholarship Program)
KGSP dikelola oleh National Institute for International Education (NIIED) dan menawarkan dukungan penuh untuk studi di universitas-universitas terbaik Korea. Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan, asuransi, dan tunjangan bulanan senilai sekitar 900 USD per bulan.
- Jenjang: S2 dan S3
- Bahasa pengantar: Korea atau Inggris
- Tanggal pendaftaran: April hingga Mei
- Syarat usia maksimal: 35 tahun untuk S2, 40 tahun untuk S3
3. Tiongkok – CSC Scholarship
Beasiswa pemerintah Tiongkok (China Scholarship Council/CSC) menawarkan kesempatan belajar di universitas-universitas ternama di Tiongkok. Program ini mencakup biaya kuliah, akomodasi, asuransi, dan uang saku bulanan.
- Jenjang: S2 dan S3
- Bahasa pengantar: Mandarin atau Inggris
- Tanggal pendaftaran: Biasanya Januari hingga April
- Durasi beasiswa: 2-4 tahun tergantung program
4. Jerman – DAAD Scholarship
DAAD (German Academic Exchange Service) menawarkan berbagai program beasiswa untuk pelajar internasional, termasuk WNI. Beasiswa ini mencakup biaya hidup, tiket pesawat, dan biaya kuliah (jika ada).
- Jenjang: S2 dan S3
- Bahasa pengantar: Jerman atau Inggris
- Tanggal pendaftaran: Berbeda tiap program, umumnya antara September hingga Januari
- Syarat: IPK minimal 3.0 dan rekomendasi kuat
5. Australia – Australia Awards
Australia Awards adalah program beasiswa pemerintah Australia yang ditujukan untuk pengembangan sumber daya manusia di negara-negara mitra. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, akomodasi, dan tunjangan lainnya.
- Jenjang: S2 dan S3
- Bahasa pengantar: Inggris
- Tanggal pendaftaran: Umumnya dibuka Agustus hingga September
- Fokus bidang studi: Pembangunan, teknologi, dan kebijakan publik
6. Kanada – Vanier Canada Graduate Scholarship
Beasiswa Vanier ditujukan untuk calon mahasiswa doktoral berprestasi dari seluruh dunia. Meski tidak sepenuhnya gratis, beasiswa ini memberikan dukungan finansial besar senilai 50.000 CAD per tahun selama tiga tahun.
- Jenjang: S3
- Bahasa pengantar: Inggris atau Prancis
- Tanggal pendaftaran: September hingga November
- Syarat: Pengalaman kepemimpinan dan komitmen terhadap nilai-nilai global
7. Prancis – Eiffel Excellence Scholarship
Beasiswa Eiffel Excellence ditawarkan oleh Kementerian Luar Negeri Prancis. Program ini mencakup biaya hidup, perjalanan, dan asuransi selama masa studi.
- Jenjang: S2 dan S3
- Bahasa pengantar: Prancis atau Inggris
- Tanggal pendaftaran: Oktober hingga November
- Fokus bidang: Teknik, ekonomi, hukum, dan sains politik
8. Belanda – Orange Tulip Scholarship
Orange Tulip Scholarship (OTS) adalah program beasiswa yang dikelola oleh Nuffic dan didanai oleh institusi pendidikan Belanda. Beasiswa ini memberikan dukungan finansial hingga 10.000 Euro.
- Jenjang: S2 dan S3
- Bahasa pengantar: Inggris atau Belanda
- Tanggal pendaftaran: November hingga Januari
- Syarat: IPK minimal 3.0 dan memiliki surat tawaran dari universitas Belanda
9. Swedia – Swedish Institute Scholarships
Swedish Institute (SI) menawarkan beasiswa bagi pelajar internasional untuk studi magister di universitas Swedia. Beasiswa mencakup biaya kuliah, tunjangan bulanan, dan asuransi.
- Jenjang: S2
- Bahasa pengantar: Inggris
- Tanggal pendaftaran: Desember hingga Januari
- Fokus bidang: Pengembangan berkelanjutan, teknologi, dan kesehatan
10. Turki – Türkiye Scholarships
Beasiswa Turki menawarkan kesempatan studi di universitas-universitas unggulan di Turki. Program ini mencakup biaya kuliah, akomodasi, dan tunjangan bulanan.
- Jenjang: S2 dan S3
- Bahasa pengantar: Turki atau Inggris
- Tanggal pendaftaran: April hingga Mei
- Syarat: IPK minimal 2.5 dan usia maksimal 35 tahun
Perbandingan Beasiswa Pemerintah Internasional
Berikut adalah perbandingan singkat antara beberapa beasiswa pemerintah internasional yang bisa diikuti WNI:
| Negara | Nama Beasiswa | Jenjang | Bahasa Pengantar | Tunjangan |
|---|---|---|---|---|
| Jepang | MEXT | S2/S3 | Jepang/Inggris | Full |
| Korea | KGSP | S2/S3 | Korea/Inggris | Full |
| Tiongkok | CSC | S2/S3 | Mandarin/Inggris | Full |
| Jerman | DAAD | S2/S3 | Jerman/Inggris | Full |
| Australia | Australia Awards | S2/S3 | Inggris | Full |
| Kanada | Vanier | S3 | Inggris/Prancis | Parsial |
| Prancis | Eiffel | S2/S3 | Prancis/Inggris | Full |
| Belanda | OTS | S2/S3 | Inggris/Belanda | Parsial |
| Swedia | SI | S2 | Inggris | Full |
| Turki | Türkiye Scholarships | S2/S3 | Turki/Inggris | Full |
Tips Memilih Beasiswa yang Tepat
Memilih beasiswa yang sesuai bukan hanya soal negara tujuan, tapi juga bidang studi, gaya hidup, dan prospek karier. Penting untuk mempertimbangkan beberapa hal sebelum mendaftar.
1. Cek Kebutuhan dan Tujuan Studi
Pastikan program studi yang ditawarkan sesuai dengan minat dan rencana karier. Jangan hanya tergiur karena tunjangannya besar.
2. Pahami Bahasa Pengantar
Sebagian besar beasiswa luar negeri menuntut kemampuan bahasa asing. Persiapkan sertifikat bahasa sejak dini agar tidak terlambat.
3. Perhatikan Jadwal Pendaftaran
Tiap beasiswa punya tenggat waktu berbeda. Buat timeline pendaftaran minimal enam bulan sebelumnya agar tidak ketinggalan.
4. Siapkan Berkas dengan Matang
Dokumen seperti surat rekomendasi, transkrip nilai, dan esai pribadi menjadi penentu lolos atau tidaknya pendaftar. Jangan terburu-buru dalam menyiapkannya.
Disclaimer
Informasi di atas bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Pastikan untuk selalu mengecek situs resmi masing-masing beasiswa untuk informasi terbaru dan akurat. Jadwal, syarat, dan ketentuan bisa berbeda tiap tahun tergantung kebijakan pemerintah negara tujuan.