Ducati Bandingkan Hasil Sprint MotoGP Thailand 2026, Acosta Juara Disorot!

Sprint MotoGP Thailand 2026 berlangsung penuh kejutan. Balapan yang digelar di sirkuit Buriram International Circuit ini mempertemukan para pembalap dalam pertarungan sengit sejak lap pertama. Marco Bezzecchi yang start dari pole position gagal menyelesaikan balapan karena terjatuh di lap kedua, membuka peluang bagi Marc Marquez dan Pedro Acosta untuk bersaing di barisan depan.

Namun, keputusan akhir menjadi sorotan. Marc Marquez yang sempat finis di posisi pertama terkena penalti satu posisi dari race direction. Akibatnya, kemenangan jatuh ke tangan Pedro Acosta. Keputusan ini langsung menuai reaksi dari tim Ducati Lenovo yang memprotes keras atas insiden tersebut.

Ducati Protes, Sebut Penalti Tidak Adil

Insiden terjadi di lap ke-12 ketika Marc Marquez melakukan manuver di tikungan akhir. Menurut Ducati, tidak ada kontak fisik antara Marquez dan Acosta saat itu. Tim yang membawahi pembalap seperti Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini ini menilai bahwa overtake semacam itu sudah sering terjadi sepanjang musim tanpa konsekuensi.

Davide Tardozzi, bos tim Ducati, secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya. Ia menyebut bahwa keputusan stewards terlalu keras dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Saya pikir kita sudah melihat banyak overtake seperti ini. Marc tidak menyentuh Pedro. Dia tidak keluar dari lintasan balap, jadi saya pikir itu tidak adil,” ujar Tardozzi.

READ  7 Aplikasi Penghasil Uang 2026 Langsung Cair ke DANA: Review Mendalam dan Panduan Praktis

Meski begitu, Tardozzi juga menekankan bahwa insiden ini tidak akan memengaruhi hubungan antar-pembalap. Ia menyebut bahwa Marquez dan Acosta adalah pembalap profesional yang saling menghargai, terlebih mengingat kabar bahwa keduanya akan menjadi rekan setim di masa depan.

1. Insiden yang Memicu Penalti

Pada lap ke-12, Marc Marquez mencoba menyalip Pedro Acosta di tikungan terakhir. Saat itu, Acosta berada di jalur luar dan Marquez masuk dari sisi dalam. Dalam prosesnya, Acosta terdorong keluar dari garis ideal dan sempat kehilangan kontrol sejenak.

Race direction kemudian menghukum Marquez dengan penalti satu posisi karena dianggap melakukan manuver yang tidak fair. Penalti ini langsung mengubah hasil balapan, karena sebelumnya Marquez berada di posisi pertama.

2. Reaksi Resmi dari Ducati

Tim Ducati langsung mengajukan protes usai balapan. Mereka menyebut bahwa tidak ada kontak antara kedua pembalap dan bahwa manuver tersebut masih dalam batas wajar. Menurut mereka, overtake seperti ini biasa terjadi dan tidak seharusnya dihukum.

3. Pernyataan Marc Marquez

Berbeda dengan timnya, Marc Marquez memilih tidak banyak berkomentar. Ia mengakui bahwa keputusan sudah dibuat dan ia menghormatinya.

“Menurut pendapat saya, keputusan race direction sudah diumumkan. Saya hanya mengikuti aturan,” kata Marquez.

Meski kalah dari penalti, Marquez tetap puas karena berhasil mengumpulkan 9 poin penting di balapan pertamanya setelah absen lama karena cedera.

4. Strategi Balapan Marquez

Sejak awal balapan, Marquez memilih untuk menjaga ritme stabil. Ia tidak terlalu agresif dan lebih fokus pada konsistensi. Setelah Bezzecchi terjatuh, ia mulai mengejar posisi depan dan berhasil memimpin sebelum insiden di lap ke-12.

5. Kemenangan Acosta yang Dipertanyakan

Pedro Acosta finis sebagai pemenang dengan selisih tipis 0,108 detik dari Marquez. Kemenangan ini menjadi yang pertama baginya di sprint race musim 2026. Namun, banyak pihak mempertanyakan apakah kemenangan ini layak mengingat penalti yang dijatuhkan kepada rival utamanya.

READ  Chris Ntamack Pondy Resmi Dibajak Fredrikstad FK dari Klub Liga Inggris!

Hasil Akhir Sprint MotoGP Thailand 2026

Posisi Pembalap Tim
1 Pedro Acosta Red Bull KTM Factory Racing
2 Marc Marquez Ducati Lenovo
3 Raúl Fernández Aprilia Racing
4 Ai Ogura Honda LCR
5 Jorge Martin Pramac Ducati
6 Brad Binder Red Bull KTM Factory Racing
7 Joan Mir Suzuki Ecstar
8 Fabio Di Giannantonio Ducati Lenovo
9 Pecco Bagnaia Ducati Lenovo
10 Toprak Razgatlioglu Yamaha RNF

Catatan: Jorge Martin masih dalam investigasi terkait tekanan ban selama balapan.

6. Reaksi dari Komunitas MotoGP

Insiden ini memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar. Ada yang mendukung keputusan race direction karena menganggap Marquez terlalu agresif. Namun, ada juga yang menyebut bahwa penalti terlalu berat dan tidak sebanding dengan insiden yang terjadi.

7. Dampak ke Balapan Utama

Drama penalti ini tentu akan menjadi pembicaraan menjelang balapan utama MotoGP Thailand 2026 yang akan digelar pada Minggu, 1 Maret 2026. Tensi antar-pembalap dan tim semakin tinggi, terutama antara Ducati dan KTM.

8. Prediksi untuk Balapan Utama

Dengan performa mesin dan ban yang terus diperbaiki, para pembalap akan kembali bertarung di trek yang sama. KTM yang kini unggul di sprint race akan mencoba menjaga momentum, sementara Ducati akan berusaha membalas dendam.

Kesimpulan

Sprint MotoGP Thailand 2026 memberikan awal musim yang penuh kontroversi. Penalti terhadap Marc Marquez memicu protes dari tim Ducati dan memunculkan pertanyaan tentang konsistensi penilaian race direction. Kemenangan Pedro Acosta jadi sorotan, namun apakah itu akan menjadi awal dari dominasi KTM di musim ini, masih menjadi tanda tanya besar.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat sesuai dengan data dan kejadian hingga tanggal publikasi. Hasil balapan, keputusan race direction, dan pernyataan tim bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

READ  Jadwal Buka Puasa Pekanbaru 23 Februari 2026 + Doa Berbuka Lengkap

Tinggalkan komentar