Memasuki usia senja, kebutuhan hidup dan kesehatan seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat, terutama mereka yang tidak memiliki dana pensiun. Pemerintah menyadari hal ini dan terus berkomitmen memberikan perlindungan sosial bagi warga lanjut usia (lansia) di tahun 2026.
Banyak anak atau kerabat yang mungkin belum tahu bahwa orang tua mereka sebenarnya berhak mendapatkan bantuan rutin dari negara. Padahal, alokasi anggaran untuk kesejahteraan lansia cukup besar dalam APBN tahun ini.
Program apa saja yang dikhususkan untuk warga berusia di atas 60 tahun ini? Ternyata ada beberapa jenis bantuan, mulai dari uang tunai hingga jaminan makanan harian yang bisa diakses.
⚠️ DISCLAIMER PENTING: Informasi jenis bantuan dan nominal di bawah ini mengacu pada kebijakan Kemensos per Januari 2026. Untuk pengecekan status penerima yang paling akurat dan real-time, silakan kunjungi situs resmi [tautan mencurigakan telah dihapus] atau kemensos.go.id.
⚡ Jawaban Singkat (Quick Answer)
Singkatnya, terdapat tiga jenis bansos utama untuk lansia di tahun 2026. Pertama, PKH Komponen Kesejahteraan Sosial dengan bantuan tunai Rp600.000 per tahap. Kedua, Bansos Permakanan berupa pengantaran makanan siap saji dua kali sehari bagi lansia tunggal. Ketiga, PBI JK (KIS) untuk layanan kesehatan gratis. Penerima wajib terdaftar di DTKS dan berusia minimal 60 tahun (untuk PKH/PBI) atau 75 tahun ke atas (prioritas Permakanan).
Jenis Program Bansos Khusus Lansia 2026
Pemerintah membagi skema bantuan lansia menjadi beberapa kategori agar tepat sasaran. Tidak semua lansia mendapatkan bantuan yang sama, tergantung pada kondisi ekonomi dan struktur keluarga dalam Kartu Keluarga (KK).
Berikut adalah rincian program yang sedang berjalan tahun ini:
1. Program Keluarga Harapan (PKH) Lansia
Ini adalah primadona bantuan tunai. Dalam satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, pemerintah menanggung maksimal 4 orang, dan salah satunya bisa berasal dari komponen lansia.
Bantuan ini diberikan kepada mereka yang berusia di atas 60 tahun dan tinggal bersama keluarga miskin. Tujuannya adalah untuk membantu pemenuhan gizi dan pemeriksaan kesehatan rutin di Posyandu Lansia.
2. Bansos Permakanan (Atensi Lansia)
Program ini dikhususkan bagi lansia tunggal atau sebatang kara yang sudah tidak mampu beraktivitas ekonomi. Berbeda dengan PKH yang berbentuk uang, bantuan ini diberikan dalam bentuk makanan siap santap.
Setiap hari, petugas kelompok masyarakat (pokmas) akan mengantarkan dua porsi makanan (pagi dan siang) lengkap dengan lauk pauk, buah, dan air mineral ke rumah penerima manfaat. Program ini sangat efektif mencegah kelaparan pada lansia yang hidup sendiri.
3. PBI Jaminan Kesehatan (KIS Gratis)
Faktor kesehatan menjadi risiko terbesar di usia tua. Oleh karena itu, pemerintah memberikan Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk BPJS Kesehatan.
Lansia penerima bantuan ini tidak perlu membayar iuran bulanan. Cukup menunjukkan kartu KIS atau KTP saat berobat ke Puskesmas atau Rumah Sakit rujukan, semua biaya medis ditanggung negara.
Syarat dan Kriteria Penerima
Mengapa ada lansia yang dapat bantuan dan ada yang tidak? Penentu utamanya adalah database Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Syarat mutlak agar seorang lansia bisa diusulkan menerima bantuan meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI): Memiliki e-KTP dan NIK yang valid serta online di Dukcapil.
- Batasan Usia: Minimal 60 tahun untuk PKH dan PBI JK. Untuk Bansos Permakanan, prioritas sering diberikan kepada usia 75 tahun ke atas atau disabilitas berat.
- Kondisi Ekonomi: Berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin yang terdaftar di DTKS.
- Bukan Pensiunan: Tidak menerima uang pensiun dari pemerintah (Taspen/Asabri) dan bukan purnawirawan TNI/Polri.
- Lansia Tunggal (Khusus Permakanan): Terdaftar dalam KK sendiri atau KK tunggal dan tidak ada anggota keluarga lain yang menopang.
Nominal dan Bentuk Bantuan yang Diterima
Memahami besaran bantuan sangat penting agar penerima manfaat tidak tertipu oleh oknum yang memotong dana. Transparansi nominal menjadi hak setiap warga negara.
Untuk PKH Lansia, besaran bantuan yang diterima adalah Rp2.400.000 per tahun. Pencairannya dibagi menjadi empat tahap (triwulan), sehingga setiap kali pencairan, lansia akan menerima uang tunai sebesar Rp600.000.
Sedangkan untuk Bansos Permakanan, nilainya dihitung per porsi makanan. Biasanya dianggarkan sekitar Rp30.000 per hari (untuk 2 kali makan). Dana ini dikelola oleh Pokmas untuk belanja bahan dan memasak, sehingga lansia terima beres dalam bentuk nasi kotak/rantang.
Jadwal Pencairan Bansos Lansia 2026
Kapan bantuan ini bisa dinikmati? Jadwal pencairan PKH biasanya mengikuti pola triwulan, sedangkan Bansos Permakanan disalurkan setiap hari.
Berikut tabel estimasi jadwal penyaluran bansos lansia tahun ini:
| Nama Program | Jadwal Penyaluran | Status |
|---|---|---|
| PKH Tahap 1 | Januari – Maret 2026 | ✅ Cair (Bank/Pos) |
| Bansos Permakanan | Setiap Hari | ✅ Distribusi Aktif |
| BPNT (Sembako) | Januari – Februari 2026 | ⚠️ Proses Salur |
| PKH Tahap 2 | April – Juni 2026 | Menunggu |
| BLT Lansia (Desa) | Bulanan | Tergantung Desa |
Cara Cek Penerima Bansos Lansia Online
Anak atau cucu bisa membantu melakukan pengecekan status bantuan orang tua mereka melalui HP. Caranya sangat mudah dan gratis.
- Buka Situs Resmi: Kunjungi laman [tautan mencurigakan telah dihapus].
- Isi Data Wilayah: Masukkan Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan Desa sesuai KTP lansia.
- Input Nama: Ketik nama lengkap lansia sesuai KTP.
- Kode Captcha: Masukkan kode huruf yang muncul.
- Cari Data: Klik tombol cari.
Jika terdaftar, akan muncul kolom PKH dengan status “YA” dan keterangan periode penyaluran. Jika yang muncul adalah kolom PBI JK saja, berarti lansia tersebut hanya menerima bantuan kesehatan gratis.
Cara Daftar Usulan Baru
Bagaimana jika ada lansia miskin yang belum tersentuh bantuan sama sekali? Masyarakat bisa berperan aktif mendaftarkannya.
Cara paling efektif adalah melalui Musyawarah Desa/Kelurahan. Keluarga bisa membawa KTP dan KK lansia ke kantor desa untuk diusulkan masuk ke DTKS. Jelaskan kondisi ekonomi dan fisik lansia kepada petugas SIKS-NG di desa.
Selain itu, bisa juga menggunakan fitur “Usul Sanggah” di Aplikasi Cek Bansos.
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store.
- Buat akun menggunakan data diri (bisa data anak/wali).
- Pilih menu “Daftar Usulan”.
- Masukkan data lansia yang ingin diusulkan beserta foto rumah dan kondisi kamarnya.
FAQ: Pertanyaan Umum
Apakah lansia bisa dapat PKH dan Sembako sekaligus?
Bisa. Jika lansia tersebut masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem, ia berhak mendapatkan komplementaritas bantuan, yaitu PKH (tunai) dan BPNT (Sembako).
Mengapa bantuan lansia tiba-tiba berhenti?
Ada beberapa penyebab umum: 1) Data meninggal dunia sudah terupdate di Dukcapil, 2) Pindah alamat tanpa lapor, 3) Dalam satu KK ada anggota keluarga yang lolos menjadi ASN atau bergaji di atas UMP.
Apakah ada bantuan kursi roda atau alat bantu dengar?
Ada, ini masuk dalam program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Pengajuannya bisa dilakukan melalui Dinas Sosial setempat atau Sentra Terpadu Kemensos terdekat dengan membawa surat keterangan dokter.
Kesimpulan
Program bansos lansia 2026 merupakan wujud hadirnya negara dalam memuliakan warga usia lanjut. Bantuan seperti PKH Rp600.000 per tahap dan permakanan harian sangat berarti untuk menopang hidup mereka di hari tua.
Peran aktif keluarga dan lingkungan sangat dibutuhkan untuk memastikan data lansia selalu update. Jangan biarkan ada lansia terlantar di sekitar kita tanpa akses bantuan pemerintah.
Segera cek NIK orang tua atau kakek-nenek Anda sekarang juga di situs resmi Kemensos. Pastikan hak mereka terpenuhi di tahun ini