Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN) telah menarik perhatian ribuan pelaku usaha kuliner di seluruh Indonesia. Sejak awal peluncurannya di tahun 2025, program ini berhasil membuka peluang bisnis baru bagi UMKM sekaligus berkontribusi nyata dalam penanganan masalah gizi nasional. Memasuki tahun 2026, BGN menargetkan perekrutan hingga 30.000 mitra untuk melayani puluhan juta penerima manfaat.
Menjadi Mitra BGN bukan sekadar mendapatkan kontrak pasokan makanan dari pemerintah. Kemitraan ini menawarkan stabilitas pasar jangka panjang dengan nilai yang substansial, menjadikannya salah satu peluang bisnis paling menjanjikan bagi pelaku UMKM kuliner. Namun demikian, proses seleksinya dikenal sangat ketat, terutama dalam hal standar keamanan pangan dan kelengkapan legalitas usaha.
Artikel ini akan mengulas secara menyeluruh tentang bagaimana cara mendaftar sebagai Mitra BGN di tahun 2026. Pembahasan mencakup persyaratan administrasi, standar fisik dapur SPPG, tahapan pendaftaran online, hingga tips agar peluang lolos seleksi semakin besar. Simak panduan lengkapnya berikut ini.
Mengenal Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) dan Program MBG
Mitra Badan Gizi Nasional adalah entitas usaha yang secara resmi menjalin kerja sama dengan BGN untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis. Entitas yang bisa menjadi mitra meliputi UMKM perorangan, Koperasi, BUMDes, CV, hingga PT. Setiap mitra bertugas mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang merupakan unit dapur produksi makanan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Program MBG sendiri merupakan inisiatif strategis pemerintah yang bertujuan mengatasi permasalahan gizi di Indonesia. Penerima manfaat program ini meliputi siswa sekolah, ibu hamil, dan balita di berbagai wilayah. BGN sebagai lembaga pengelola memastikan bahwa seluruh proses pengolahan dan distribusi makanan memenuhi standar keamanan pangan yang tinggi. Para mitra juga diwajibkan untuk memprioritaskan penggunaan bahan pangan lokal dari petani dan peternak setempat guna menggerakkan perekonomian daerah.
Tujuan dan Manfaat Menjadi Mitra BGN
Kemitraan dengan BGN memiliki sejumlah tujuan yang saling menguntungkan bagi pemerintah dan pelaku usaha. Dari sisi program, tujuannya adalah menyediakan pasokan makanan bergizi bagi jutaan penerima manfaat secara konsisten dan berkelanjutan. BGN juga ingin menciptakan ekosistem bisnis yang memberdayakan UMKM lokal serta mendorong penggunaan produk pangan dalam negeri untuk meningkatkan daya saing ekonomi lokal.
Bagi pelaku usaha, manfaat menjadi Mitra BGN sangat signifikan. Pertama, mitra mendapatkan kepastian pasar melalui kontrak resmi dengan pemerintah yang menjamin kontinuitas pesanan. Kedua, program ini memberikan stabilitas pendapatan karena volume produksi yang besar dan terukur. Ketiga, mitra berkesempatan mengembangkan kapasitas bisnis melalui standarisasi dapur dan proses produksi yang profesional. Keempat, mitra turut berkontribusi dalam program nasional yang berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda Indonesia.
Syarat dan Kriteria Menjadi Mitra BGN 2026
Syarat Legalitas Usaha
Kelengkapan legalitas usaha merupakan filter utama yang tidak bisa ditawar. Calon mitra wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai dokumen izin operasional utama, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebagai bukti kepatuhan pajak, Sertifikat Halal untuk menjamin kesesuaian produk makanan dengan standar yang berlaku, serta Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang membuktikan fasilitas dapur memenuhi standar kebersihan. BGN menegaskan bahwa pengurusan SLHS dapat dilakukan secara gratis. Selain itu, Tanda Daftar Perusahaan (TDP) atau izin usaha lainnya juga diperlukan sesuai bentuk badan usaha yang didaftarkan.
Kriteria Kapasitas Keuangan
Untuk membuktikan kemampuan finansial dalam menjalankan operasional harian yang besar, calon mitra perlu menyiapkan beberapa dokumen keuangan. Dokumen tersebut meliputi rekening koran minimal 3 bulan terakhir untuk menunjukkan arus kas yang sehat, laporan keuangan tahunan bagi badan usaha formal, bukti SPT Pajak terakhir sebagai indikator kepatuhan pelaporan, serta data modal dasar dan modal disetor yang menunjukkan tingkat solvabilitas dan komitmen modal usaha.
Dokumen yang Diperlukan
Secara ringkas, seluruh dokumen yang harus disiapkan mencakup NIB, NPWP, Sertifikat Halal, SLHS, TDP atau izin usaha relevan, rekening koran 3 bulan, laporan keuangan, bukti SPT, dan data permodalan. Semua dokumen harus diunggah dalam format digital yang jelas dan terbaca melalui portal pendaftaran online. Kesalahan atau ketidaklengkapan dalam pengunggahan dokumen menjadi penyebab umum kegagalan di tahap awal seleksi.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Nama Program | Kemitraan Badan Gizi Nasional (BGN) – Makan Bergizi Gratis (MBG) |
| Penyelenggara | Badan Gizi Nasional (BGN) |
| Sasaran Mitra | UMKM, Koperasi, BUMDes, CV, PT di sektor kuliner |
| Target Mitra 2026 | 30.000 mitra untuk melayani puluhan juta penerima manfaat |
| Portal Pendaftaran | mitra.bgn.go.id |
| Biaya Pendaftaran | Gratis (tidak dipungut biaya) |
Cara Daftar Mitra BGN 2026 Secara Online dengan Mudah
Cara Pertama: Pendaftaran Melalui Portal Resmi mitra.bgn.go.id
Langkah 1: Membuat Akun di Portal Resmi BGN
Kunjungi situs resmi pendaftaran mitra di alamat mitra.bgn.go.id menggunakan perangkat yang terhubung internet. Klik opsi registrasi atau buat akun baru, lalu masukkan alamat email perusahaan atau badan usaha yang aktif. Pastikan menggunakan email resmi usaha Anda agar proses komunikasi dan verifikasi berjalan lancar.
Langkah 2: Login dan Mengakses Dashboard Pendaftaran
Setelah registrasi akun berhasil, lakukan login menggunakan email dan kata sandi yang sudah didaftarkan. Anda akan diarahkan ke halaman dashboard pendaftaran mitra. Di halaman ini, Anda dapat melihat menu-menu yang harus dilengkapi satu per satu. Perhatikan panduan pengisian yang tersedia di setiap bagian formulir.
Langkah 3: Mengisi Data Badan Usaha Secara Lengkap
Pada tahap ini, lengkapi formulir dengan data alamat badan usaha, informasi legalitas, dan detail kontak yang dapat dihubungi. Pastikan setiap data yang diinput akurat dan sesuai dengan dokumen resmi yang dimiliki. Ketidaksesuaian data dapat menjadi alasan penolakan di tahap verifikasi, jadi periksa kembali sebelum melanjutkan.
Langkah 4: Memasukkan Data Perwakilan dan Kapasitas Produksi
Masukkan informasi lengkap tentang perwakilan mitra yang bertanggung jawab terhadap operasional, serta data kapasitas produksi dapur yang diajukan. Bagian ini juga mencakup komitmen durasi persiapan fisik SPPG yang umumnya berkisar antara 30 hingga 60 hari kerja. Isi dengan realistis sesuai kemampuan fasilitas Anda.
Langkah 5: Mengunggah Seluruh Dokumen Persyaratan
Unggah semua dokumen legalitas usaha dan keuangan yang telah disiapkan. Pastikan file dalam format digital yang jelas, tidak blur, dan ukurannya sesuai ketentuan yang tertera di portal. Tahap ini seringkali menjadi titik kritis karena banyak calon mitra gagal akibat dokumen yang tidak terbaca atau tidak lengkap.
Langkah 6: Mengajukan Permohonan Verifikasi
Setelah seluruh data terisi dan dokumen berhasil diunggah, klik tombol ajukan verifikasi yang tersedia di portal. Sistem akan mencatat pengajuan Anda dan proses verifikasi berlapis akan dimulai. Simpan bukti pengajuan dan pantau status melalui dashboard secara berkala.
Cara Kedua: Konsultasi Langsung ke Kantor BGN atau Dinas Terkait
Bagi pelaku usaha yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran online, tersedia opsi untuk berkonsultasi langsung ke kantor perwakilan BGN atau dinas terkait di daerah. Metode ini sangat membantu terutama bagi calon mitra yang membutuhkan panduan lebih detail mengenai standar SPPG atau pengurusan dokumen legalitas. Bawalah seluruh dokumen persyaratan dalam bentuk fisik saat berkunjung. Konsultasi sebaiknya dilakukan pada jam kerja dan ada baiknya menghubungi terlebih dahulu melalui kontak resmi yang tersedia di website BGN.
Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mitra BGN Februari 2026
Pendaftaran Mitra BGN melalui portal mitra.bgn.go.id dibuka secara berkelanjutan sepanjang tahun 2026 untuk menjaring target 30.000 mitra. Proses verifikasi berlangsung dalam tiga tahap utama. Tahap pertama adalah verifikasi administrasi yang dilakukan segera setelah dokumen diunggah. Tahap kedua adalah masa persiapan fisik SPPG yang berlangsung selama 30 hingga 60 hari kerja bagi mitra yang lolos tahap administrasi. Tahap ketiga adalah survei lapangan oleh petugas BGN untuk menilai kelayakan fasilitas secara langsung. Pelaku usaha disarankan untuk mendaftar sedini mungkin agar memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan seluruh persyaratan.
Cara Cek Status Pendaftaran Mitra BGN
Cek Melalui Portal Resmi mitra.bgn.go.id
Cara utama untuk memantau perkembangan pendaftaran adalah melalui dashboard akun di portal mitra.bgn.go.id. Login menggunakan akun yang sudah terdaftar, kemudian periksa status verifikasi pada menu yang tersedia. Portal ini akan menampilkan informasi apakah dokumen Anda sedang ditinjau, memerlukan perbaikan, atau sudah lolos ke tahap berikutnya.
Cek Melalui Email Resmi
BGN akan mengirimkan notifikasi perkembangan status melalui email yang didaftarkan saat registrasi akun. Pastikan untuk memeriksa kotak masuk maupun folder spam secara rutin agar tidak melewatkan informasi penting mengenai hasil verifikasi atau permintaan dokumen tambahan dari tim BGN.
Cek Melalui Kontak Resmi BGN
Jika informasi di portal dan email belum memadai, calon mitra dapat menghubungi layanan informasi BGN melalui kontak yang tersedia di website resmi bgn.go.id. Sampaikan nomor registrasi pendaftaran Anda agar petugas dapat membantu mengecek status secara lebih detail. Layanan ini tersedia pada jam kerja pemerintah.
Tips Penting Agar Lolos Seleksi Mitra BGN
Pertama, pastikan seluruh dokumen legalitas seperti NIB, NPWP, SLHS, dan Sertifikat Halal sudah lengkap dan masih berlaku sebelum memulai proses pendaftaran. Kedua, jangan menunggu lolos verifikasi administrasi untuk memulai perbaikan dapur karena persiapan fasilitas SPPG memerlukan waktu yang tidak sedikit. Ketiga, bangun jaringan kerja sama dengan pemasok bahan pangan lokal seperti petani dan peternak karena hal ini menjadi salah satu penilaian BGN. Keempat, siapkan modal kerja awal yang memadai untuk menutupi biaya operasional sebelum pencairan dana kontrak pertama dari pemerintah. Kelima, pelajari standar zonasi dapur BGN secara detail dan pastikan fasilitas Anda memenuhi pemisahan area penerimaan bahan baku, pengolahan, pengemasan, dan distribusi.
Masalah yang Sering Terjadi dan Solusinya
Kendala paling umum adalah kegagalan di tahap verifikasi administrasi karena dokumen tidak lengkap atau tidak terbaca. Solusinya, periksa ulang semua dokumen digital sebelum mengunggah dan pastikan formatnya sesuai ketentuan portal. Masalah kedua adalah fasilitas dapur yang belum memenuhi standar SPPG saat survei lapangan. Untuk mengatasinya, lakukan persiapan fisik dapur sejak awal dengan mengacu pada standar zonasi dan sanitasi yang dipublikasikan BGN. Kendala lainnya adalah keterbatasan modal kerja awal yang membuat operasional terhambat sebelum kontrak berjalan. Solusinya, rencanakan pembiayaan yang realistis dan pertimbangkan opsi pendanaan tambahan. Jika menghadapi masalah teknis di portal, hubungi layanan bantuan BGN melalui kontak resmi di website bgn.go.id.
FAQ: Pertanyaan Seputar Pendaftaran Mitra BGN 2026
Q1: Siapa saja yang bisa mendaftar menjadi Mitra BGN?
Pendaftaran terbuka bagi berbagai bentuk entitas usaha di sektor kuliner, mulai dari UMKM perorangan, Koperasi, BUMDes, CV, hingga PT. Yang terpenting adalah calon mitra memiliki kelengkapan legalitas usaha dan kapasitas untuk mengoperasikan dapur produksi sesuai standar SPPG yang ditetapkan BGN.
Q2: Apakah pendaftaran Mitra BGN dipungut biaya?
Tidak. Proses pendaftaran dan verifikasi Mitra BGN sepenuhnya gratis dan dilakukan melalui portal resmi mitra.bgn.go.id. BGN juga menegaskan bahwa pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dapat dilakukan tanpa biaya. Waspadai pihak yang meminta pembayaran atas nama BGN.
Q3: Apa saja standar fisik dapur yang harus dipenuhi sebagai Mitra BGN?
Standar SPPG mencakup zonasi area yang jelas antara penerimaan bahan baku, pengolahan, pengemasan, dan distribusi. Selain itu, dapur harus memiliki sistem sanitasi memadai termasuk air bersih, wastafel terpisah, dan pembuangan limbah tertutup. Kapasitas produksi juga harus mampu menyediakan ribuan porsi per hari sesuai target wilayah layanan.
Q4: Berapa lama proses verifikasi dari pendaftaran hingga penetapan sebagai mitra resmi?
Durasi proses verifikasi bervariasi tergantung kelengkapan dokumen dan kesiapan fasilitas. Secara garis besar, proses terdiri dari verifikasi administrasi, masa persiapan fisik SPPG selama 30 hingga 60 hari kerja, dan survei lapangan. Total waktu bisa mencapai beberapa bulan dari awal pendaftaran.
Q5: Apakah mitra wajib menggunakan bahan pangan lokal?
Ya. BGN mewajibkan setiap mitra untuk memprioritaskan penggunaan bahan pangan lokal dari petani, peternak, dan UMKM kecil di sekitar lokasi SPPG. Kebijakan ini bertujuan untuk menggerakkan perekonomian daerah sekaligus memastikan kesegaran bahan makanan yang digunakan dalam program MBG.
Disclaimer:
Informasi dalam artikel ini bersumber dari Selfd.id dan kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang dapat berubah sewaktu-waktu sesuai regulasi pemerintah terbaru. Untuk informasi paling akurat dan terkini, pembaca disarankan mengunjungi portal resmi mitra.bgn.go.id atau website utama bgn.go.id secara langsung.
Program Mitra BGN 2026 merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan bagi UMKM kuliner di seluruh Indonesia. Kunci keberhasilannya terletak pada kelengkapan dokumen legalitas, kesiapan fasilitas SPPG yang memenuhi standar keamanan pangan, serta pemahaman mendalam terhadap setiap tahapan verifikasi yang harus dilalui.
Bagikan informasi ini kepada pelaku usaha kuliner di sekitar Anda yang berpotensi menjadi Mitra BGN. Pantau terus perkembangan terbaru melalui portal resmi dan manfaatkan kesempatan ini untuk berkontribusi dalam program nasional yang berdampak positif bagi gizi dan ekonomi bangsa.