Pencairan bansos PKH dan BPNT bulan Februari 2026 mulai menjadi sorotan, terutama bagi keluarga yang terdaftar sebagai penerima manfaat. Bantuan sosial ini menjadi salah satu penyangga kebutuhan dasar, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Warga penerima diimbau untuk mengecek status pencairan secara berkala melalui beberapa cara resmi.
Bagi yang belum tahu, bansos PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) memiliki mekanisme penyaluran yang berbeda. PKH umumnya disalurkan melalui rekening penerima atau lembaga penyalur seperti BNI, BRI, dan Mandiri. Sementara BPNT biasanya berbentuk e-voucher atau kartu elektronik yang bisa digunakan di toko mitra.
Cara Cek Status Pencairan Bansos PKH dan BPNT
Untuk mengetahui apakah bansos sudah cair atau belum, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Mulai dari cek melalui situs resmi hingga aplikasi pemerintah yang tersedia.
1. Cek Melalui Website Resmi Kemensos
Website Kemensos (kemensos.go.id) menyediakan fitur pengecekan data penerima bansos secara transparan. Pengguna hanya perlu memasukkan NIK dan nomor KK untuk melihat status penerimaan bansos.
2. Gunakan Aplikasi SIKAP BANSOS
Aplikasi SIKAP BANSOS adalah alat resmi yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk melihat daftar bantuan yang diterima, jadwal pencairan, hingga riwayat transaksi bansos.
3. Cek Rekening atau E-Wallet
Bagi penerima yang mendapat bansos dalam bentuk transfer langsung, bisa mengecek melalui aplikasi perbankan atau e-wallet seperti DANA, OVO, atau LinkAja. Saldo bansos biasanya masuk secara otomatis sesuai jadwal pencairan.
4. Datangi Kantor Pos atau Bank Penyalur
Penerima juga bisa menanyakan langsung ke kantor pos atau bank penyalur apakah dana bansos sudah masuk ke rekening atau kartu masing-masing.
Jadwal Pencairan Bansos Februari 2026
Pencairan bansos biasanya dilakukan dalam tahapan berdasarkan nomor NIK atau tanggal lahir. Berikut adalah jadwal umum yang berlaku untuk pencairan Februari 2026:
| Tanggal | Keterangan |
|---|---|
| 1-5 Februari | Pencairan tahap awal untuk NIK ganjil |
| 6-10 Februari | Pencairan untuk NIK genap |
| 11-15 Februari | Pencairan ulang atau susulan |
| 16-20 Februari | Pencairan tahap akhir |
| 21-28 Februari | Monitoring dan penyelesaian kendala |
Disclaimer: Jadwal ini bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah atau kondisi teknis.
Syarat dan Ketentuan Penerima Bansos
Tidak semua warga otomatis berhak menerima bansos. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar seseorang atau keluarga bisa masuk dalam daftar penerima.
1. Terdaftar dalam Database Terpadu (DTKS)
Calon penerima harus sudah terdaftar dalam DTKS yang dikelola oleh Kementerian Sosial. Data ini menjadi dasar dalam seleksi penerima bansos.
2. Memenuhi Kriteria Kesejahteraan
Kriteria kesejahteraan ditentukan berdasarkan survei dan verifikasi lapangan. Keluarga yang masuk dalam kelompok rentan atau pra-sejahtera memiliki peluang lebih besar untuk menerima bansos.
3. Tidak Menerima Bantuan Sejenis dari Pihak Lain
Penerima bansos tidak boleh menerima bantuan serupa dari instansi pemerintah atau lembaga lain. Hal ini untuk menghindari tumpang tindih bantuan.
Tips Menghindari Penipuan Terkait Bansos
Sayangnya, masih banyak oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk menipu warga. Untuk itu, penting untuk waspada dan mengikuti beberapa tips berikut.
1. Hanya Gunakan Situs dan Aplikasi Resmi
Penipuan sering terjadi melalui situs palsu atau aplikasi abal-abal. Pastikan hanya mengakses situs Kemensos atau aplikasi resmi seperti SIKAP BANSOS.
2. Jangan Mudah Memberikan Data Pribadi
Hindari memberikan data seperti NIK, KK, atau nomor rekening kepada pihak yang tidak dikenal. Bansos tidak memerlukan biaya administrasi apapun.
3. Laporkan Jika Menemukan Indikasi Penipuan
Jika menemukan situs atau orang yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwajib atau layanan aduan Kemensos.
Perbedaan Bansos PKH dan BPNT
Meski sama-sama bantuan dari pemerintah, PKH dan BPNT memiliki tujuan dan mekanisme yang berbeda. PKH lebih berfokus pada peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Sementara BPNT ditujukan untuk membantu kebutuhan pangan keluarga penerima.
| Aspek | PKH | BPNT |
|---|---|---|
| Tujuan | Meningkatkan kualitas hidup keluarga sejahtera | Memenuhi kebutuhan pangan dasar |
| Bentuk Bantuan | Uang tunai atau transfer bank | E-voucher atau kartu elektronik |
| Frekuensi Penyaluran | Bulanan | Bulanan |
| Penggunaan | Bebas selama untuk kebutuhan keluarga | Hanya untuk belanja pangan di mitra tertentu |
Penutup
Pencairan bansos PKH dan BPNT Februari 2026 menjadi momen penting bagi keluarga penerima. Dengan memahami cara cek status pencairan, jadwal, dan mekanisme bantuan, diharapkan penerima bisa memanfaatkannya secara maksimal. Tetap waspada terhadap penipuan dan selalu gunakan saluran resmi untuk informasi terkini.
Catatan: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk informasi resmi dan terkini, selalu cek sumber terpercaya seperti situs Kemensos atau aplikasi resmi pemerintah.