Doa Sholat Tarawih Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

Shalat Tarawih adalah ibadah khusus yang dilakukan umat Islam di bulan Ramadan. Ibadah ini biasanya dilaksanakan setelah shalat isya, dan menjadi bagian dari rutinitas spiritual malam hari selama bulan suci. Meski tidak wajib, shalat Tarawih memiliki nilai keutamaan yang tinggi, terutama jika dilakukan berjamaah di masjid.

Banyak yang menganggap shalat Tarawih sebagai sunnah yang ringan, padahal manfaatnya sangat besar. Tidak hanya sebagai bentuk ketaatan, ibadah ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan di bulan penuh berkah. Niat dan doa yang dibaca sebelum menjalankan ibadah ini juga memiliki makna mendalam yang perlu dipahami.

Keutamaan Shalat Tarawih di Bulan Ramadan

Shalat Tarawih memiliki tempat khusus dalam tradisi keislaman, terutama saat Ramadan. Banyak ulama menjelaskan bahwa ibadah ini merupakan sunnah Rasulullah yang kemudian ditegaskan kembali oleh Umar bin Khattab. Meski tidak wajib, pelaksanaannya sangat dianjurkan karena pahalanya yang besar.

Dalam kitab Durrotun Nasihin, disebutkan bahwa shalat Tarawih adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ibadah ini juga menjadi ajang untuk membaca Al-Qur’an secara berjamaah, sehingga memberikan ketenangan dan keberkahan di malam hari. Banyak yang merasakan kedamaian batin saat menjalankan shalat ini, terutama jika dilakukan dengan khusyuk.

READ  7 Aplikasi Penghasil Uang 2026 Langsung Cair ke DANA: Review Mendalam dan Panduan Praktis

1. Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Shalat Tarawih menjadi waktu istimewa untuk berkomunikasi langsung dengan Sang Pencipta. Dalam suasana malam yang tenang, hati lebih mudah terbuka untuk merenung dan merasakan kehadiran Ilahi. Khusyuk dalam shalat ini bukan hanya soal gerakan, tapi juga niat dan doa yang tulus.

2. Menghidupkan Malam Ramadan

Bulan Ramadan identik dengan suasana spiritual yang tinggi. Shalat Tarawih membantu menjaga semangat keimanan agar tetap menyala sepanjang malam. Ibadah ini juga menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang puasa, tapi juga tentang ibadah malam yang penuh makna.

3. Menjaga Silaturahmi Umat

Ketika dilakukan berjamaah di masjid, shalat Tarawih menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarumat beriman. Banyak yang menantikan momen ini sebagai ajang silaturahmi setelah seharian berpuasa. Hal ini juga sesuai dengan ajaran Islam yang mendorong umatnya untuk saling berhubungan dan menjaga ukhuwah.

Niat Shalat Tarawih yang Benar

Sebelum menjalankan shalat Tarawih, penting untuk memiliki niat yang jelas. Niat ini menjadi dasar dari sah atau tidaknya ibadah yang dilakukan. Niat shalat Tarawih bisa dilakukan secara lisan atau dalam hati, tergantung kebiasaan dan konsentrasi masing-masing.

1. Niat Shalat Tarawih Berjamaah

Niat shalat Tarawih berjamaah biasanya dibaca sebelum berdiri di shaf pertama atau saat imam mengumandangkan takbir. Niat ini menunjukkan bahwa seseorang menjalankan ibadah dengan mengikuti imam dan berharap pahala yang lebih besar.

Niat dalam Bahasa Arab:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مَعَ الْاِمَامِ اَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Latin:

Ushalli sunnata at-tarawiihi rok’ataini ma’a al-imami adaan lillahi ta’ala

Terjemahan:

Aku berniat shalat sunnah Tarawih dua rakaat bersama imam dengan tertib karena Allah SWT

2. Niat Shalat Tarawih Sendirian

Bagi yang menjalankan shalat Tarawih sendirian, niatnya sedikit berbeda. Meski tetap mengikuti jumlah rakaat yang umum, niat ini menunjukkan bahwa seseorang menjalankan ibadah secara mandiri, namun tetap dengan harapan pahala yang besar.

Niat dalam Bahasa Arab:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُفْرَدًا اَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Latin:

Ushalli sunnata at-tarawiihi rok’ataini mufradan adaan lillahi ta’ala

Terjemahan:

READ  Jadwal Buka Puasa Pekanbaru 22 Februari 2026: Waktu Imsak & Berbuka Pasti!

Aku berniat shalat sunnah Tarawih dua rakaat sendirian karena Allah SWT

Tata Cara Shalat Tarawih Lengkap

Shalat Tarawih dilakukan dengan gerakan yang sama seperti shalat sunnah pada umumnya. Namun, yang membedakan adalah jumlah rakaat dan waktu pelaksanaannya. Meski ada perbedaan pendapat mengenai jumlah rakaat, yang paling umum adalah delapan atau dua puluh rakaat.

1. Bersuci dan Berwudhu dengan Tertib

Sebelum memulai shalat Tarawih, pastikan tubuh dalam keadaan bersih. Bersuci dengan air mengalir atau berwudhu dengan benar adalah langkah awal yang wajib dilakukan. Hal ini menunjukkan kesungguhan dalam menjalankan ibadah.

2. Menghadap Kiblat dan Menentukan Niat

Berdirilah menghadap kiblat dengan tenang. Pastikan posisi tubuh tegak dan siap untuk memulai shalat. Bacalah niat shalat Tarawih sesuai dengan cara yang telah dipilih, baik berjamaah maupun sendirian.

3. Melakukan Takbiratul Ihram

Setelah niat, ucapkan takbir dengan suara pelan atau dalam hati. Gerakan ini menandakan bahwa shalat telah dimulai. Tangan diangkat ke telinga dan kemudian diletakkan di perut bagian bawah.

4. Membaca Surah Al-Fatihah dan Surah Tambahan

Setelah takbir, bacalah Surah Al-Fatihah dengan tartil. Diikuti dengan surah pendek yang biasanya dibaca dalam shalat sunnah. Surah-surah seperti Al-Kauthar, Al-Ikhlas, atau Al-Falaq sering dipilih karena maknanya yang ringkas namun dalam.

5. Rukuk dan Sujud dengan Khusyuk

Lanjutkan dengan gerakan rukuk, i’tidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud. Setiap gerakan dilakukan dengan tenang dan penuh konsentrasi. Khusyuk dalam gerakan ini sangat penting agar ibadah terasa ringan dan bermakna.

6. Mengulangi Gerakan untuk Rakaat Kedua

Setelah rakaat pertama selesai, lanjutkan dengan rakaat kedua dengan cara yang sama. Bacalah surah pendek yang berbeda jika memungkinkan, agar tidak terlalu monoton.

7. Menyelesaikan Shalat dengan Salam

Di akhir rakaat kedua, bacalah tasyahud akhir dan salam. Salam dilakukan dengan mengucapkan "Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah" ke arah kanan dan kiri. Ini menandakan bahwa shalat telah selesai.

Doa Setelah Shalat Tarawih

Setelah menjalankan shalat Tarawih, biasanya umat Islam membaca doa khusus sebagai penutup ibadah. Doa ini bisa berupa permohonan ampunan, keberkahan, atau permintaan petunjuk dari Allah SWT.

READ  Benarkah BLT Kesra Aktif Lagi dan BPNT Cair Dua Kali? Simak 5 Kabar Viral Bansos 2026 yang Perlu Anda Ketahui!

Doa dalam Bahasa Arab:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَارْزُقْنِيْ

Latin:

Allahummaghfirli wa arhamni wahdini wa ‘afini warzuqni

Terjemahan:

Ya Allah, ampunilah aku, sayangilah aku, berilah aku petunjuk, berilah aku kesehatan, dan berilah aku rezeki

Doa ini menjadi penutup yang indah setelah menjalani ibadah malam yang penuh makna. Banyak yang merasa lebih tenang dan dekat dengan Allah setelah membacanya.

Perbedaan Shalat Tarawih Berjamaah dan Sendirian

Meski sama-sama memiliki nilai ibadah, ada perbedaan antara menjalankan shalat Tarawih berjamaah dan sendirian. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipahami agar bisa memilih cara yang paling sesuai.

Shalat Tarawih Berjamaah

Kriteria Penjelasan
Tempat Di masjid atau tempat ibadah umum
Pahala Lebih besar karena dilakukan bersama
Khusyuk Lebih mudah karena suasana kolektif
Keterlibatan Meningkatkan rasa kebersamaan

Shalat Tarawih Sendirian

Kriteria Penjelasan
Tempat Di rumah atau tempat pribadi
Pahala Tetap besar, namun lebih personal
Khusyuk Tergantung kondisi individu
Keterlibatan Lebih fleksibel dan sesuai jadwal

Tips Menjalankan Shalat Tarawih dengan Khusyuk

Menjalankan shalat Tarawih bukan sekadar gerakan fisik, tapi juga ibadah hati. Ada beberapa tips yang bisa membantu menjalankan ibadah ini dengan lebih khusyuk dan bermakna.

1. Persiapkan Diri Sejak Awal

Mulailah dengan niat yang tulus dan persiapan mental yang baik. Siapkan waktu dan tempat yang tenang agar tidak mudah terganggu. Ini akan membantu menjaga konsentrasi selama shalat.

2. Pilih Waktu yang Tepat

Meski shalat Tarawih dilakukan setelah isya, tidak ada salahnya menjalankannya lebih awal atau lebih malam, tergantung kesiapan diri. Yang penting adalah kenyamanan dan khusyuk dalam menjalankan ibadah.

3. Gunakan Pakaian yang Rapi dan Suci

Gunakan pakaian yang bersih dan rapi sebagai bentuk penghormatan terhadap ibadah. Pakaian yang nyaman juga akan membantu menjaga konsentrasi selama shalat.

4. Dengarkan Bacaan dengan Seksama

Jika menjalankan shalat berjamaah, dengarkan bacaan imam dengan seksama. Ini akan membantu memperdalam pemahaman dan meningkatkan khusyuk dalam shalat.

5. Baca Doa Penutup dengan Tulus

Setelah selesai shalat, bacalah doa penutup dengan tulus dan harapan yang besar. Ini adalah momen penting untuk memohon ampunan dan keberkahan dari Allah SWT.

Kesimpulan

Shalat Tarawih adalah ibadah malam yang penuh berkah dan makna. Ibadah ini tidak hanya menguatkan hubungan dengan Allah, tapi juga mempererat tali silaturahmi antarumat. Dengan niat yang tulus, doa yang khusyuk, dan gerakan yang tertib, shalat Tarawih bisa menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

Tidak ada ketentuan yang mengikat mengenai cara menjalankan shalat ini. Baik berjamaah maupun sendirian, yang terpenting adalah niat dan konsistensi dalam menjalankan ibadah. Semoga setiap langkah dalam shalat Tarawih membawa ketenangan dan keberkahan sepanjang Ramadan.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan ajaran dan praktik keislaman di masyarakat. Mohon merujuk pada sumber terpercaya atau ulama setempat untuk kepastian lebih lanjut.

Tinggalkan komentar