Program BLT Kesra (Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat) kembali menjadi sorotan jelang Ramadan 2026. Banyak warga berharap bantuan sosial ini bisa cair bersamaan dengan bulan suci, memberikan angin segar di tengah lonjakan kebutuhan.
Sayangnya, informasi terkait penyaluran BLT Kesra kerap beredar tidak jelas. Ada kabar yang menyebut nominal Rp900 ribu bakal cair saat Ramadan, tapi belum tentu benar. Sebelum terjebak hoaks, penting untuk mengecek fakta dan memahami mekanisme pendaftaran bansos secara resmi.
Fakta Terkini Soal BLT Kesra Rp900 Ribu
Sejauh ini, belum ada pengumuman resmi dari Kementerian Sosial atau lembaga terkait tentang pencairan BLT Kesra sebesar Rp900 ribu khusus saat Ramadan. Mayoritas informasi yang beredar berasal dari media sosial dan belum diverifikasi.
Berdasarkan data resmi, BLT Kesra biasanya disalurkan dalam bentuk bantuan rutin bulanan dengan nominal yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi nasional. Besaran bantuan juga bisa berbeda-beda tiap tahun dan tiap daerah.
1. Cek Data DTKS Secara Berkala
Calon penerima BLT Kesra umumnya berasal dari database DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Maka dari itu, pastikan data diri sudah terdaftar dan valid di sana.
2. Pantau Pengumuman Resmi dari Kemensos
Setiap tahun, Kementerian Sosial mengumumkan daftar penerima bansos melalui situs resmi dan media terpercaya. Jangan mudah percaya kabar yang datang dari grup WhatsApp atau media sosial.
3. Verifikasi Status Penerima di Aplikasi SIKAP
Aplikasi SIKAP (Sistem Informasi Kesejahteraan dan Pemberdayaan) bisa digunakan untuk mengecek apakah seseorang termasuk dalam daftar penerima bantuan sosial secara resmi.
Cara Daftar Bansos BLT Kesra Secara Resmi
Bagi yang belum terdaftar sebagai penerima BLT Kesra, ada beberapa langkah yang bisa diikuti untuk mendaftar secara resmi. Prosesnya tidak sulit, asalkan memenuhi syarat dan melengkapi dokumen yang diperlukan.
1. Pastikan Memenuhi Kriteria Penerima
Sebelum mendaftar, pastikan dulu apakah diri atau keluarga masuk dalam kriteria penerima bansos. Umumnya, penerima adalah warga tidak mampu yang terdata di DTKS.
Kriteria penerima bansos meliputi:
- Termasuk dalam keluarga sejahtera (KS) 1, 2, atau 3.
- Tidak memiliki penghasilan tetap.
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari pemerintah daerah atau pusat.
2. Datangi Kantor Kelurahan atau RT/RW Setempat
Langkah selanjutnya adalah mendatangi kantor kelurahan atau ketua RT/RW untuk mengajukan permohonan pendaftaran bansos. Biasanya, ada formulir yang perlu diisi dan dokumen yang harus dilampirkan.
Dokumen yang biasa diminta antara lain:
- Kartu Keluarga (KK)
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Surat keterangan tidak mampu dari RT/RW
- Pas foto terbaru
- Rekening DTKS (jika sudah ada)
3. Verifikasi dan Validasi Data
Setelah pengajuan, data akan diverifikasi oleh pihak kelurahan dan kemudian diteruskan ke dinas sosial setempat. Proses ini bisa memakan waktu beberapa minggu, tergantung beban kerja dan kelengkapan berkas.
4. Tunggu Pengumuman Penetapan Penerima
Jika lolos verifikasi, nama akan masuk dalam daftar calon penerima bansos. Pengumuman biasanya disiarkan melalui papan pengumuman di kelurahan atau situs resmi pemerintah.
Perbandingan Bantuan Sosial yang Pernah Disalurkan
Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut adalah beberapa jenis bansos yang pernah disalurkan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.
| Jenis Bansos | Target Penerima | Nominal (Rata-rata) | Frekuensi Penyaluran |
|---|---|---|---|
| BLT Dana Desa | Keluarga miskin | Rp300.000 | Bulanan |
| PKH (Program Keluarga Harapan) | Ibu hamil, balita, anak sekolah | Rp150.000 – Rp300.000 | Bulanan |
| Bantuan Pangan | Warga terdampak ekonomi | Paket sembako | Triwulanan |
| BLT UMKM | Pelaku usaha mikro | Rp1.200.000 | Sekali |
| BLT Kesra | Warga tidak mampu | Rp300.000 – Rp900.000 | Bulanan (variatif) |
Tips Menghindari Penipuan Terkait Bansos
Bansos kerap menjadi sasaran penipuan, terutama saat menjelang bulan Ramadan. Banyak oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk mengambil data pribadi atau meminta uang dengan dalih pendaftaran.
Beberapa tips menghindari penipuan bansos:
- Hanya percaya informasi dari sumber resmi seperti situs Kemensos.go.id
- Jangan memberikan data pribadi sembarangan, apalagi NIK dan nomor rekening
- Hindari tautan atau situs yang tidak dikenal
- Jika diminta bayar untuk pendaftaran bansos, itu pasti penipuan
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan data dan regulasi yang berlaku sampai dengan April 2026. Besaran, waktu penyaluran, dan mekanisme BLT Kesra bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah. Selalu pantau sumber resmi untuk informasi terbaru.
Jangan sampai ketinggalan kabar penting soal bansos. Cek terus perkembangannya, lengkapi data diri, dan pastikan diri atau keluarga masuk dalam daftar penerima jika memang berhak. Ramadan sebentar lagi tiba, dan bantuan sosial bisa jadi penopang di bulan penuh berkah ini.