Guru PPPK paruh waktu jadi sorotan hangat di tahun 2026. Bukan cuma karena jumlahnya yang terus bertambah, tapi juga karena ada isu menarik soal kenaikan gaji. Banyak yang penasaran, apakah benar gaji mereka bakal naik tahun ini? Atau cuma kabar angin yang berembus di kalangan pegawai honorer?
Sebenarnya, sistem guru PPPK sendiri sudah berjalan cukup lama. Tapi untuk yang paruh waktu, aturannya sedikit berbeda. Beda jam kerja, beda pula skema pembayaran. Nah, kalau tahun ini ada penyesuaian, pasti bakal jadi topik hangat di kalangan pendidik, terutama yang masih berstatus honorer atau kontrak.
Aturan Jam Kerja Guru PPPK Paruh Waktu
Jam kerja guru PPPK paruh waktu memang tidak seberat guru tetap. Tapi tetap saja, ada aturan mainnya. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan punya standar yang cukup jelas soal ini. Jadi, tidak sembarangan sekolah bisa menentukan jam kerja seenaknya.
1. Jam Kerja Maksimal Per Minggu
Guru PPPK paruh waktu hanya diwajibkan mengajar maksimal 16 jam per minggu. Ini berbeda dengan guru tetap yang bisa sampai 24 jam. Angka ini sudah termasuk kegiatan mengajar, bimbingan, dan tugas tambahan lainnya.
2. Penyesuaian Jam Berdasarkan Kebutuhan Sekolah
Meski ada batas maksimal, sekolah tetap bisa menyesuaikan jam kerja guru paruh waktu. Misalnya, jika butuh lebih banyak jam untuk mata pelajaran tertentu, guru bisa diminta mengajar lebih. Tapi tetap harus sesuai aturan dan tidak melebihi ketentuan.
3. Jam Kerja Tidak Termasuk Kegiatan Non-Akademik
Jam kerja guru paruh waktu tidak mencakup kegiatan non-akademik seperti rapat guru, kepanitiaan, atau tugas administrasi. Ini jadi salah satu pertimbangan penting saat menentukan jam kerja efektif.
Skema Pembayaran Gaji Guru PPPK Paruh Waktu
Pembayaran gaji guru PPPK paruh waktu tidak semata-mata berdasarkan jam kerja. Ada beberapa komponen yang memengaruhi besar kecilnya gaji yang diterima. Termasuk juga tunjangan-tunjangan tertentu yang bisa saja berubah dari tahun ke tahun.
1. Gaji Pokok Berdasarkan Golongan dan Masa Kerja
Guru PPPK paruh waktu tetap mendapat gaji pokok. Besaran ini disesuaikan dengan golongan dan masa kerja. Semakin tinggi golongan dan lama masa kerja, semakin besar pula gaji pokok yang diterima.
2. Tunjangan Kinerja
Tunjangan kinerja diberikan berdasarkan kinerja guru selama satu bulan. Ini bisa berubah-ubah tergantung evaluasi dari kepala sekolah. Biasanya, tunjangan ini sekitar 20-30% dari gaji pokok.
3. Tunjangan Jabatan Fungsional
Jika guru PPPK paruh waktu memiliki jabatan fungsional, maka berhak mendapat tunjangan jabatan. Besarannya tergantung pada tingkat jabatan yang diemban.
4. Tunjangan Transportasi dan Makan
Beberapa daerah memberikan tunjangan transportasi dan makan kepada guru paruh waktu. Tapi, besaran tunjangan ini bisa berbeda-beda tergantung kebijakan daerah masing-masing.
Perbandingan Gaji Guru PPPK Tetap dan Paruh Waktu
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah perbandingan gaji antara guru PPPK tetap dan paruh waktu. Data ini bersifat estimasi dan bisa berbeda tergantung daerah dan masa kerja.
| Komponen Gaji | Guru PPPK Tetap | Guru PPPK Paruh Waktu |
|---|---|---|
| Gaji Pokok | Rp 3.500.000 – Rp 5.000.000 | Rp 1.800.000 – Rp 2.500.000 |
| Tunjangan Kinerja | Rp 1.000.000 – Rp 1.500.000 | Rp 400.000 – Rp 700.000 |
| Tunjangan Jabatan | Rp 500.000 – Rp 1.000.000 | Rp 200.000 – Rp 400.000 |
| Tunjangan Transportasi & Makan | Rp 300.000 – Rp 500.000 | Rp 150.000 – Rp 250.000 |
| Total Estimasi | Rp 5.300.000 – Rp 8.000.000 | Rp 2.550.000 – Rp 3.850.000 |
Kenaikan Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di 2026?
Banyak isu yang menyebut bahwa gaji guru PPPK paruh waktu bakal naik di tahun 2026. Tapi, sejauh ini belum ada kebijakan resmi yang mengonfirmasi hal itu. Yang jelas, pemerintah terus mengevaluasi skema pembayaran untuk memastikan guru tetap termotivasi.
1. Evaluasi Gaji Setiap Tahun
Setiap tahun, Kementerian PAN-RB dan Kemendikbud melakukan evaluasi terhadap skema gaji PPPK. Termasuk juga untuk guru paruh waktu. Jika ditemukan ketimpangan, maka akan ada penyesuaian.
2. Pengaruh Inflasi dan UMP
Kenaikan upah minimum provinsi (UMP) juga bisa memengaruhi skema gaji guru PPPK. Termasuk tunjangan-tunjangan yang diterima. Jika UMP naik, maka besar kemungkinan tunjangan guru juga bakal mengikuti.
3. Usulan dari Asosiasi Guru
Asosiasi guru PPPK dari berbagai daerah juga terus mengusulkan peningkatan gaji. Termasuk untuk guru paruh waktu. Meski belum tentu langsung disetujui, usulan ini bisa menjadi pertimbangan dalam penyusunan APBN tahun depan.
Syarat dan Ketentuan Guru PPPK Paruh Waktu
Menjadi guru PPPK paruh waktu bukan perkara sembarangan. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum bisa diterima. Termasuk juga ketentuan yang harus dipatuhi selama masa kerja.
1. Memiliki Kualifikasi Pendidikan Minimal S1 Kependidikan
Calon guru harus memiliki gelar sarjana (S1) di bidang kependidikan. Jika lulusan non-kependidikan, harus bersedia mengikuti pelatihan tambahan.
2. Lolos Seleksi PPPK
Seleksi PPPK terdiri dari beberapa tahap, termasuk tes kompetensi, wawancara, dan penilaian portofolio. Hanya yang memenuhi ambang batas yang bisa diterima.
3. Bersedia Bekerja Paruh Waktu
Peserta harus menyatakan kesediaan untuk bekerja paruh waktu. Artinya, tidak akan mengajukan perubahan status menjadi guru tetap dalam jangka waktu tertentu.
4. Tidak Sedang Menjabat sebagai PNS atau PPPK Tetap
Peserta tidak sedang aktif sebagai PNS atau PPPK tetap di instansi manapun. Ini untuk menghindari dualisme jabatan.
Tips Meningkatkan Pendapatan sebagai Guru PPPK Paruh Waktu
Meski gaji utama memang tidak sebesar guru tetap, ada beberapa cara untuk menambah pendapatan. Tidak ilegal, hanya memaksimalkan peluang yang ada.
1. Mengajar di Lebih dari Satu Sekolah
Selama jam kerja masih memungkinkan, guru bisa mengajar di lebih dari satu sekolah. Tapi, harus hati-hati agar tidak melanggar aturan jam kerja maksimal.
2. Memberikan Bimbingan Privat
Bimbingan privat bisa menjadi sumber pendapatan tambahan. Terutama jika memiliki keahlian di mata pelajaran tertentu yang banyak dicari.
3. Menjadi Tutor di Lembaga Pendidikan Non-Formal
Lembaga kursus, bimbel, atau pelatihan juga sering membutuhkan tutor berpengalaman. Ini bisa menjadi peluang tambahan tanpa mengganggu jam kerja utama.
4. Mengembangkan Konten Edukasi
Dengan maraknya platform digital, guru bisa membuat konten edukasi di YouTube, TikTok, atau media sosial lainnya. Ini bisa menghasilkan pendapatan dari iklan atau sponsor.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah. Besaran gaji, tunjangan, dan syarat penerimaan bisa berbeda di setiap daerah. Sebaiknya selalu cek ke sumber resmi untuk informasi terbaru.
Penutup
Guru PPPK paruh waktu memang belum mendapat perhatian sebesar guru tetap. Tapi, peran mereka tetap sangat penting dalam mendukung kualitas pendidikan. Jika memang ada peningkatan gaji di 2026, itu akan jadi kabar baik. Tapi, selama belum ada kepastian, tetap penting untuk memaksimalkan peluang yang ada.