Jadwal Buka Puasa Bandung 22 Februari 2026: Waktu Imsak & Berbuka yang Harus Diketahui!

Puasa Ramadhan selalu jadi momen istimewa yang ditunggu umat Muslim di seluruh dunia. Di Bandung, suasana khas menjelang berbuka selalu terasa hangat, dari aroma kolak di sudut jalan hingga suara takbir yang menggema di waktu maghrib. Tapi, biar nggak ketinggalan waktu berbuka, penting banget tahu jadwal buka puasa yang tepat. Apalagi kalau bukan di tanggal 22 Februari 2026 nanti, yang juga jadi bagian dari Ramadhan tahun itu.

Tentu, jadwal ini bisa berubah tergantung kondisi hilal dan penetapan pemerintah. Jadi, selalu cek ulang dari sumber resmi menjelang hari H. Tapi tenang, kita bakal bantu pantau dan siapkan info lengkapnya di sini.

Jadwal Buka Puasa Bandung 22 Februari 2026

Tanggal 22 Februari 2026 kemungkinan besar masuk dalam pekan kedua atau ketiga Ramadhan, tergantung kapan awal Ramadhan ditetapkan. Untuk wilayah Bandung, jadwal berbuka puasa biasanya berkisar antara pukul 18.00 hingga 18.30 WIB. Tapi, karena ini masih estimasi jauh ke depan, kita bisa lihat perkiraan berdasarkan data astronomi dan kalender hijriah yang ada saat ini.

READ  DANA Kaget Malam Ini Beri Saldo Gratis Rp212 Ribu, Ini Cara Klaimnya!

Berikut adalah estimasi jadwal buka puasa di Bandung pada 22 Februari 2026:

Tanggal Waktu Maghrib (Estimasi) Imsak
22 Februari 2026 18:23 WIB 04:32 WIB

Disclaimer: Jadwal di atas bersifat estimasi berdasarkan perhitungan astronomi. Jadwal resmi akan diumumkan menjelang Ramadhan 1447 H oleh Kementerian Agama RI.

Persiapan Menjelang Buka Puasa

Sebelum waktu berbuka tiba, ada beberapa hal yang bisa disiapkan agar momen berbuka jadi lebih istimewa dan nggak terburu-buru.

1. Siapkan Makanan Berbuka

Makanan untuk berbuka nggak harus ribet. Yang penting, sehat dan bisa langsung menetralkan kadar gula darah yang turun saat puasa. Misalnya dengan menyediakan kurma, air putih, sup hangat, atau kolak pisang yang jadi favorit banyak orang di Bandung.

2. Atur Waktu Shalat Maghrib

Shalat Maghrib sebaiknya dilakukan sesegera mungkin setelah adzan berkumandang. Ini termasuk bagian dari sunnah berpuasa. Setelah shalat, baru dilanjutkan dengan makan berbuka.

3. Persiapkan Mental dan Fisik

Puasa di musim panas atau saat aktivitas padat bisa bikin lelah. Jadi, istirahat yang cukup dan hidrasi yang baik saat sahur sangat penting. Jangan lupa juga untuk tetap produktif dan menjaga kualitas ibadah selama Ramadhan.

Bacaan Niat Shalat Tarawih dan Witir

Setelah berbuka, malam hari jadi waktu istimewa untuk melanjutkan ibadah dengan shalat Tarawih. Ini adalah shalat sunnah yang dianjurkan saat Ramadhan. Biasanya dilakukan setelah shalat Isya dan sebelum tidur.

Niat Shalat Tarawih

Niat shalat Tarawih dilakukan dengan niat di hati. Tapi, secara umum, bacaan niatnya seperti ini:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Artinya:
Aku berniat shalat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.

Catatan: Tarawih bisa dilakukan 2, 4, 6, 8, atau 20 rakaat tergantung mazhab dan kebiasaan setempat. Di masjid-masjid besar, biasanya dilakukan 8 atau 20 rakaat.

READ  Cara Cek Potensi Cuaca Ekstrem Februari 2026 Lewat BMKG: Panduan Lengkap Peringatan Dini dan Kesiapsiagaan

Niat Shalat Witir

Shalat Witir dilakukan setelah Tarawih sebagai penutup ibadah malam. Witir biasanya 1, 3, atau 5 rakaat.

Bacaan niatnya:

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً ٍا مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Artinya:
Aku berniat shalat sunnah Witir satu rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Pelaksanaan Shalat Tarawih dan Witir

Shalat Tarawih dan Witir dilakukan dengan cara yang hampir sama dengan shalat sunnah lainnya. Tapi, ada beberapa hal khusus yang perlu diperhatikan agar ibadah makin khusyuk.

1. Bersuci dengan Wudhu

Sebelum memulai shalat, pastikan sudah dalam keadaan suci. Lakukan wudhu dengan benar dan sempurna, termasuk niat di hati.

2. Menghadap Kiblat

Pastikan arah badan menghadap kiblat. Gunakan aplikasi kiblat di ponsel atau perhatikan petunjuk di masjid jika tidak yakin.

3. Membaca Niat dengan Khusyuk

Niat dilakukan di hati, tidak perlu diucapkan. Tapi, bacaan niat bisa dijadikan pengingat agar fokus tetap terjaga.

4. Shalat Tarawih Berjamaah (Opsional)

Di masjid, Tarawih biasanya dilakukan secara berjamaah. Ikut berjamaah bisa memperkuat silaturahmi dan menambah kekhusyukan.

5. Membaca Surat-surat Pendek

Di setiap rakaat Tarawih, biasanya imam membaca surat-surat pendek dari Al-Qur’an. Jika shalat sendiri, bisa memilih surat yang hafal atau mudah dibaca.

6. Duduk di Antara Dua Sujud

Di setiap rakaat, lakukan tasyahud akhir sebelum salam. Untuk rakaat ganjil, tambahkan shalawat dan doa qunut sebelum rukuk.

7. Salam di Akhir Shalat

Setelah selesai membaca tasyahud akhir, tutup shalat dengan salam ke kanan dan kiri:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

Artinya:
Semoga keselamatan dan rahmat Allah untuk kalian.

Tips agar Ibadah Malam Tetap Konsisten

Shalat Tarawih dan Witir memang sunnah, tapi sangat dianjurkan. Agar konsisten menjalankannya, ada beberapa tips yang bisa dicoba.

READ  Panduan Lengkap DTSEN KIP Kuliah 2026: Cara Cek Desil dan Perbaikan Data agar Lolos Seleksi

1. Siapkan Perlengkapan Sebelumnya

Persiapkan mukena, peci, dan perlengkapan lainnya sejak sore hari. Ini menghindari kerepotan saat waktu shalat tiba.

2. Ikut di Masjid atau Shalat di Rumah?

Kalau di rumah dekat masjid, bisa ikut berjamaah. Tapi kalau jauh atau ada halangan, shalat di rumah juga sah dan bisa dilakukan bersama keluarga.

3. Atur Waktu Tidur

Puasa bisa bikin lelah, tapi usahakan tetap bangun untuk Tarawih. Tidur setelah Witir bisa membantu tubuh pulih tanpa mengganggu aktivitas keesokan harinya.

4. Jaga Khusyuk, Bukan Kuantitas

Lebih baik shalat sedikit tapi khusyuk daripada banyak tapi terburu-buru. Fokus pada makna dan kualitas ibadah jauh lebih utama.

Perbandingan Shalat Tarawih dan Witir

Aspek Shalat Tarawih Shalat Witir
Jumlah Rakaat 2–20 rakaat (biasanya 8 atau 20) 1, 3, atau 5 rakaat
Waktu Pelaksanaan Setelah shalat Isya Setelah Tarawih
Status Sunnah mu’akkad Sunnah
Niat اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ… اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ…

Kesimpulan

Menjalani puasa Ramadhan dengan disiplin waktu dan ibadah yang konsisten jadi kunci agar nggak cuma puasa fisik, tapi juga puasa hati. Jadwal buka puasa Bandung 22 Februari 2026 memang masih estimasi, tapi persiapan dari sekarang bisa bikin hari itu jadi lebih tenang dan penuh berkah.

Selain itu, menjalankan shalat Tarawih dan Witir dengan benar juga jadi bagian dari kesempurnaan ibadah. Dengan niat yang kuat dan tata cara yang tepat, malam Ramadhan bisa jadi waktu yang paling istimewa dalam setahun.

Tetap pantau perkembangan jadwal resmi menjelang Ramadhan 1447 H, dan jangan lupa bagikan info ini ke keluarga atau teman yang juga menunggu momen spesial ini. Semoga Ramadhan kali ini penuh berkah dan makna.

Tinggalkan komentar