Waktu berbuka puasa Ramadhan di Padang hari ini, Sabtu 22 Februari 2026, ditandai dengan masuknya waktu Maghrib sekitar pukul 18.32 WIB. Jadwal ini bisa sedikit berbeda tergantung lokasi spesifik di wilayah Padang, karena perbedaan elevasi dan geografis bisa memengaruhi waktu shalat.
Menjalani puasa di bulan Ramadhan tidak hanya soal menahan lapar dan dahaga. Ada banyak amalan yang bisa dilakukan, termasuk shalat Tarawih dan Witir. Keduanya merupakan bagian dari ibadah malam yang dianjurkan selama Ramadhan. Shalat Tarawih biasanya dilakukan setelah shalat Isya, sementara shalat Witir dilakukan setelahnya atau menjelang subuh.
Niat Shalat Tarawih dan Witir
Sebelum melaksanakan shalat, penting untuk memiliki niat yang tulus. Niat ini tidak perlu diucapkan keras-keras, cukup di hati. Namun, untuk membantu pemahaman dan konsistensi, banyak orang tetap mengucapkannya secara lisan.
1. Niat Shalat Tarawih
Niat shalat Tarawih dinyatakan sebagai berikut:
"Ushalli sunnata tarawiihi roka’ataini sunnatan lillahi ta’ala"
Artinya: "Saya berniat melakukan shalat sunnah Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala."
Niat ini bisa diubah sesuai jumlah rakaat yang dikerjakan. Misalnya, jika mengerjakan empat rakaat, cukup mengganti "roka’ataini" menjadi "arba’a raka’at".
2. Niat Shalat Witir
Sementara itu, niat shalat Witir adalah:
"Ushalli sholatan witri roka’atan wahidatan sunnatan lillahi ta’ala"
Artinya: "Saya berniat melakukan shalat Witir satu rakaat karena Allah Ta’ala."
Shalat Witir biasanya dilakukan setelah Tarawih dan sebelum tidur. Namun, jika seseorang tertidur sebelum melakukannya, shalat Witir bisa dikerjakan sebelum shalat Subuh.
Tata Cara Pelaksanaan Shalat Tarawih
Shalat Tarawih memiliki tata cara yang hampir sama dengan shalat sunnah lainnya. Namun, ada beberapa hal khusus yang perlu diperhatikan agar pelaksanaannya sesuai dengan tuntunan.
1. Bersuci dan Berwudhu
Sebelum memulai shalat, pastikan dalam keadaan suci baik dari hadas kecil maupun besar. Lakukan wudhu dengan benar dan sempurna, termasuk membasuh anggota badan yang diwajibkan.
2. Menghadap Kiblat
Pastikan posisi badan menghadap ke arah kiblat. Gunakan sajadah atau alas shalat yang bersih agar shalat lebih khusyuk.
3. Membaca Niat
Setelah siap, bacalah niat shalat Tarawih dengan tulus di hati. Jika ingin mengucapkannya lisan, itu juga diperbolehkan.
4. Memulai Shalat
Mulailah dengan takbiratul ihram, lalu lanjutkan dengan bacaan surat Al-Fatihah dan surat-surat pendek dari Al-Qur’an. Setelah rukuk dan sujud, lanjutkan ke rakaat berikutnya.
5. Menyelesaikan Shalat
Setelah selesai mengerjakan rakaat terakhir, duduklah dalam posisi tasyahud akhir, lalu bacalah salam dengan mengucapkan:
"Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah"
Tata Cara Pelaksanaan Shalat Witir
Shalat Witir memiliki tata cara yang sedikit berbeda karena jumlah rakaatnya hanya satu. Meski begitu, tetap ada beberapa langkah yang harus diperhatikan.
1. Niat yang Jelas
Sama seperti Tarawih, niat Witir harus jelas dan dilakukan sebelum memulai shalat.
2. Takbir dan Bacaan
Setelah niat, ucapkan takbir dan lanjutkan dengan membaca Al-Fatihah serta surat pendek lainnya.
3. Rukuk dan Sujud
Lakukan rukuk dan sujud seperti biasa. Namun, karena hanya satu rakaat, maka setelah sujud kedua, langsung duduk untuk tasyahud akhir.
4. Salam
Akhiri shalat dengan salam seperti biasa.
Perbedaan Shalat Tarawih dan Witir
Berikut tabel perbandingan antara shalat Tarawih dan Witir:
| Aspek | Shalat Tarawih | Shalat Witir |
|---|---|---|
| Jumlah Rakaat | 2, 4, 6, 8, atau 20 rakaat | 1 rakaat (biasanya) |
| Waktu Pelaksanaan | Setelah shalat Isya | Setelah Tarawih atau sebelum Subuh |
| Niat | Ushalli sunnata tarawiihi… | Ushalli sholatan witri… |
| Tujuan | Menambah pahala dan mendekatkan diri pada Allah | Melengkapi shalat malam dan memenuhi sunnah |
Tips agar Shalat Tarawih dan Witir Lebih Khusyuk
Melakukan shalat dengan khusyuk adalah tujuan utama dari setiap ibadah. Berikut beberapa tips yang bisa membantu meningkatkan kekhusyukan saat menjalankan shalat Tarawih dan Witir.
1. Persiapkan Diri Sejak Awal
Mulailah dengan niat yang tulus dan pikiran yang tenang. Jauhkan diri dari gangguan teknologi atau pikiran yang tidak perlu.
2. Pilih Tempat yang Nyaman
Lakukan shalat di tempat yang tenang dan nyaman. Bisa di masjid atau di rumah, asalkan suasana mendukung konsentrasi.
3. Dengarkan Bacaan dengan Seksama
Jika mengikuti Tarawih berjamaah, dengarkan bacaan imam dengan seksama. Ini membantu memperdalam pemahaman dan meningkatkan konsentrasi.
4. Baca Sendiri Jika Perlu
Jika merasa lebih nyaman membaca sendiri, lakukan itu. Tujuannya adalah agar hati ikut serta dalam ibadah.
5. Evaluasi Diri Setelah Shalat
Setelah selesai shalat, luangkan waktu sejenak untuk merenung. Evaluasi apakah diri sudah cukup khusyuk atau masih terdistraksi.
Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Padang, 22 Februari 2026
Berikut adalah jadwal shalat dan waktu berbuka puasa di Padang hari ini:
| Waktu Shalat | Jam |
|---|---|
| Subuh | 04.43 WIB |
| Dzuhur | 12.05 WIB |
| Ashar | 15.27 WIB |
| Maghrib | 18.32 WIB |
| Isya | 19.40 WIB |
Waktu berbuka puasa ditandai dengan masuknya waktu Maghrib, yaitu pukul 18.32 WIB. Namun, sebaiknya menunggu adzan atau hilangnya cahaya merah di ufuk barat sebelum berbuka.
Pentingnya Menjaga Konsistensi dalam Ibadah
Menjalani ibadah secara konsisten selama Ramadhan adalah kunci agar mendapatkan manfaat penuh dari bulan suci ini. Termasuk menjaga keteraturan dalam menjalankan shalat Tarawih dan Witir.
Tidak hanya soal fisik, ibadah juga merupakan latihan mental dan spiritual. Dengan menjalani rutinitas ibadah yang baik, jiwa akan merasa lebih tenang dan hati lebih dekat dengan Allah.
Kesimpulan
Shalat Tarawih dan Witir adalah bagian penting dari ibadah di bulan Ramadhan. Keduanya tidak hanya menambah pahala, tapi juga memperkuat hubungan dengan Allah. Dengan niat yang tulus dan pelaksanaan yang benar, ibadah ini bisa menjadi sarana pembersihan dosa dan peningkatan spiritual.
Jadwal berbuka puasa di Padang hari ini adalah pukul 18.32 WIB. Setelah itu, waktunya melanjutkan ibadah dengan shalat Isya, Tarawih, dan Witir. Semoga amal ibadah diterima dan Ramadhan tahun ini menjadi lebih bermakna.
Disclaimer: Jadwal shalat dan waktu berbuka puasa bisa berbeda tergantung lokasi dan kondisi geografis. Data di atas bersifat estimasi dan dapat berubah. Disarankan untuk selalu mengacu pada jadwal lokal atau aplikasi resmi yang terpercaya.